Hikayat Haji Noise

Ada satu julukan yang disematkan para karib kepada Martinus Indra Hermawan alias Indra Menus: haji noise. Dalam Islam, haji adalah tingkatan ibadah yang prestisius, menempati posisi terhormat dalam rukun Islam. Mereka yang menyandang gelar haji berarti telah paripurna dengan empat pilar rukun Islam lainnya. Maka, gelar haji noise adalah semacam level tertinggi yang telah dicapai … Lanjutkan membaca Hikayat Haji Noise

RUU Permusikan dan Pembungkaman Kreativitas Musisi

Belakangan dunia musik Indonesia sedang digemparkan oleh satu kasus: musikus pop rock mahsyur Ahmad Dhani masuk bui. Pentolan band Dewa 19 dan Republik Cinta Management ini dijerat dengan UU ITE karena terbukti menyebarkan ujaran kebencian di cuitannya di situs microblogging Twitter. Kontroversi langsung merebak: banyak yang menyayangkan masuknya Dhani ke hotel prodeo karena menganggap UU … Lanjutkan membaca RUU Permusikan dan Pembungkaman Kreativitas Musisi

Merintis Pengarsipan Musik Indonesia

Almanak Musik Indonesia 2005 - 2015. (Foto: Tokopedia) Penyakit laten negeri ini adalah enggan menengok ulang sejarah, terlalu malas mengumpulkan arsip segala hal. Termasuk mengumpulkan segala hal tentang musik. Almanak Musik Indonesia 2005 – 2015 (selanjutnya disebut AMI) adalah sebuah rintisan, berusaha mengobati penyakit laten tersebut dengan cara mengarsipkan musik nusantara. Disusun oleh Kelik M. … Lanjutkan membaca Merintis Pengarsipan Musik Indonesia

What I Want To Write This Year

Music. (Pic: Vector Stock) Disclaimer: This is a 'curhat' writing. After publishing my first book PIAS: Kumpulan Tulisan Seni dan Budaya in 2017, I was keen to write and publish at least two book titles this year. My first book PIAS studied extensively art and culture (music, fine arts, film, literature, etc.). So, the two titles I will write this … Lanjutkan membaca What I Want To Write This Year

In Vernacular Music We Trust

Photo: khanacademy.org

It is a well-known pattern in the cultural-studies field: the dichotomy between established and vernacular culture. Although the former is always remarkably known when we mention culture, the latter somehow has its own importance to the continuity of culture. Specifically in music, the pattern always has similarity to our historical timeline. For instance, for the … Lanjutkan membaca In Vernacular Music We Trust

Menghayati Keberagaman Musik Melalui Sambung Rasa

(Tulisan pengantar untuk konser jazz "Sambung Rasa" A. Ragipta Utama di IFI-LIP Yogyakarta, Jum'at 15 Januari 2016)   Setali tiga uang dengan pembicaraan mengenai keberagaman dalam agama, rupanya juga bercokol dengan kuat sebuah kanker ganas yang menggerogoti pondasi dan bangunan keberagaman dalam musik: fundamentalisme. Paradigma pemujaan terhadap keyakinan diri sendiri ini berbahaya karena menumbuhkan sikap … Lanjutkan membaca Menghayati Keberagaman Musik Melalui Sambung Rasa

Makna (Musik) Mana Yang Kita Bela?

Kita sering mendengar tipikal komentar seperti ini: “aduh kok band atau musisi ini memainkan musiknya di konser nggak mirip sama sekali ya dengan versi di album”, atau “sayang sekali si anu menyanyikan lagunya improve begitu, nadanya nggak sama persis dengan yang di versi rekaman.” Di masa sekarang penikmat musik sering menilai pertunjukan atau konser musik … Lanjutkan membaca Makna (Musik) Mana Yang Kita Bela?

Warna-Warna Sinestesia

Gambar dari twitter.com/efekrumahkaca Penghujung tahun selalu dihiasi dengan senarai yang dibuat oleh situs media atau blog pribadi seseorang. Senarai tersebut bisa berisi musik, buku, film, destinasi wisata, atau apapun sesuai minat situs atau seseorang tersebut. Ada senarai yang klise karena dibuat oleh situs yang jelas hanya mengejar banyaknya jumlah click demi iklan (baca: uang), ada … Lanjutkan membaca Warna-Warna Sinestesia