Kami Bangsa Indonesia mengaku, berbangsa satu. Amerika.. Kami Bangsa Indonesia mengaku, Berbahasa Satu. Amerika. Kami bangsa Indonesia mengaku, bertanah air satu. Amerika.. Kami Bangsa Indonesia mengaku, semuanya, Amerika… Armada Racun - Amerika Apa budaya yang Kita suka? Apa musik yang Kita dengar? Apa mode yang kita kenakan? Lalu ideologi apa yang … Lanjutkan membaca Generasi Xenosentris Berlebih
Kategori: Tak Berkategori
Kita Hedonis, Supaya Terlihat Manis, Dagangan Kapitalis Laris Manis
belum tahu apa itu hedonisme? berkenalanlah dengannya terlebih dahulu, namun disarankan cukup kenal saja dan kalau bisa jangan sampai berteman akrab dengannya. hedonisme berasal dari Kata dalam bahasa Yunani "Hedone" yang artinya adalah "kesenangan" atau "kenikmatan." Maka hedonisme adalah pandangan hidup dimana bersenang-senang adalah hal utama. Kalian sudah berkawan akrab dengan hedonisme? atau belum tahu … Lanjutkan membaca Kita Hedonis, Supaya Terlihat Manis, Dagangan Kapitalis Laris Manis
Gumanti
hidup manusia selalu penuh dinamika. tak akan pernah stagnan dan diam dalam satu keadaan. karena hidup Kita dinamis, jika Kita ibaratkan hidup Kita adalah sebuah mobil maka Kita ini adalah Sopirnya, kemana Kita akan membawa mobil itu ya tergantung Kita sebagai sopirnya. ibaratkan mobil hidup itu hendak menuju sebuah daerah pegunungan. dengan banyak lika-liku, kadang … Lanjutkan membaca Gumanti
Cerpen: Dalang Dan Penari
Aku adalah penari, sementara kekasihku Dalang. Kami saling mencintai. itu saja sebenarnya cukup kan? tak perlu jadi perdebatan panjang benar atau salah, hitam atau putih. karena sejak kapan cinta harus diperdebatkan? bukankah cinta itu ya cinta, biarkan saja apa adanya tanpa perlu menjadi kontradiksi. layaknya Kita yang jalani saja hidup ini tanpa perlu mempertanyakan kenapa … Lanjutkan membaca Cerpen: Dalang Dan Penari
Review: Armada Racun – La Peste
mungkin Kita terbiasa dengan format pakem sebuah band dimana instrumen gitar selalu dominan jadi yang terdepan. sebuah Stereotype yang sudah mendarah daging bahwa tanpa gitar maka sebuah band akan terasa kosong dan tanpa roh, tanpa taji, tak tajam. karena senar gitar didaulat mampu mengeluarkan sayatan nada yang setajam silet hingga komposisi lagu dari sebuah band … Lanjutkan membaca Review: Armada Racun – La Peste
Ospek: Budaya Feodal Dan Kekerasan
Dibawa bsk jm 15.00 1. Beng2 2 setengah bungkus. 2. Biskuat 2 stgh bgks. 3. Aqua botol 1.. 1 stgh liter. 4. Permen 1 bji bbs. 5. Camilan kesukaanmu msg2. 6. Roti 1 bbs. 7. Menu buka puasa plh sndri. 8. Rkok 5 btg beda merk. 9. Ceceh 4950 10. Kopi hangat 1. Nb : … Lanjutkan membaca Ospek: Budaya Feodal Dan Kekerasan
Awas, Di-Awasi
Mungkin Kalian bertanya-tanya Apa maksudnya awas di-awasi? Maksudnya adalah kita harus awas kalau kehidupan Kita ini diawasi. Memang siapa yang mengawasi? Beberapa pasti hendak menjawab "tentu saja Tuhan." hmmm, memang benar Tuhan mengawasi, karena Tuhan adalah Maha Segalanya termasuk Maha Pengawas. Tapi yang hendak Saya bicarakan adalah manusia, karena ada beberapa manusia yang karena berkuasa … Lanjutkan membaca Awas, Di-Awasi
Cerpen: Perempuan Yang Suka Hujan
Perempuan itu suka dengan hujan, semula hanya itu yg kutahutentangnya. Juga namanya yg pendek namun menegaskan keanggunannya:Nadya. Aku tak begitu mengenalnya walau rumahnya persis disebelahrumahku semenjak 2 bulan lalu saat Dia sekeluarga pindah dari jauh danmenetap disana , yg kutahu Nadya adalah gadis muda cantik pendiam ygjarang bergaul keluar. aku (dan mungkin juga warga sekitar … Lanjutkan membaca Cerpen: Perempuan Yang Suka Hujan
Cerpen: 2093
To: nadyaluvdolphin@dreamworld.com from: catlover@realworld.com subject: surat rindu. CC: - BCC: - Dear Nadya. Apa kabarmu disana perempuanku? Sudah barang tentu Kamu baik-baik saja kan dinegeri jauh sana, Kamu pasti tengah berbahagia berada disebuah dunia dimana "Kesedihan" tak ada dalam kamus bahasanya. Kukirim surat ini dengan selaksa rinduku terlampir didalamnya. Dengan surat ini juga kuajak Kamu … Lanjutkan membaca Cerpen: 2093
Cerpen: Samen Leven
23 tahun setelah Aku lahir dari rahim Ibuku. Kini Aku adalah lelaki dewasa. Aku sudah bisa berjalan sendiri menantang kejamnya dunia. Aku tak lagi menyusu puting ibu, melainkan menyusu puting seorang perempuan yang dulunya orang lain namun sekarang jadi perempuanku. Aku tak lagi diciumi bibir Ibu yang gemas akan imutnya bayiku, namun Aku kini menciumi … Lanjutkan membaca Cerpen: Samen Leven