“semakin banyak yang Kita dengar, semakin banyak yang Kita tahu” Sebuah pedoman yang selau Saya patuhi dalam kegiatan bermusik. Baik bermain, atau mendengar. Saya menolak menjadi stagnan dalam satu genre atau aliran dan terus berusaha dinamis dan mengeksplorasi musik sebanyak mungkin dengan keyakinan bahwa ekpslorasi multigenre Saya maka akan menghasilkan keluasan referensi musikal alias ‘enggak … Lanjutkan membaca Jazz=Autis=Dependensia
Kategori: Tak Berkategori
Menggugat Melayu, Melayu Menggugat
Ada sebuah band metal kenamaan asal satu kota besar pulau Jawa yang vokalisnya penyiar Radio. Dalam siarannya beliau ini selalu mencerca, mengejek, serta merendahkan band-band mainstream Indonesia masa kini yang konon beraliran 'Melayu.' Yang lantas patut dipertanyakan adalah, apakah metal lebih keren dari melayu? Hingga metalhead penyiar itu sebegitu bencinya pada band-band melayu serta merasa … Lanjutkan membaca Menggugat Melayu, Melayu Menggugat
Agama Konsumsi
Jika Konsumerisme adalah sebuah Agama baru, maka Beli adalah keimanannya dengan titel wajib dilakukan atau berdosa. Maka produksi adalah kemurtadan dan harus ditinggalkan. Prosesi ibadahnya 5 Waktu wajib mengupdate status jejaring sosial, uang sedekahnya diperuntukkan membeli merk-merk ternama yg dipajang di kuil etalase pusat perbelanjaan. Blackberry adalah kitab suci agama ini yg dipegang tiap hari … Lanjutkan membaca Agama Konsumsi
Kisah Singkat Perilaku Seks ‘Pekerja Kelas Bawah’
Saya bingung apa tulisan ini layak disebut sebuah tesis, analisis, telaah, atau esai antropologi. Karena tentu saja Saya yg bukan Antropolog tidak berkompeten dalam bidang itu. Lagipula sumber tulisan ini bukan berdasarkan penelitian menyeluruh atau berdasarkan penyebaran angket pada responden dan hanya bersifat parsial saja berdasarkan analisa singkat penulis dengan mengamati secara langsung Pekerja Kelas … Lanjutkan membaca Kisah Singkat Perilaku Seks ‘Pekerja Kelas Bawah’
Facebook Birahi, Minus Esensi: Pemberontakan Anak Muda Labil Terhadap Norma Konservatif.
Beberapa anak muda negeri rupanya salah mengaplikasikan Facebook. Beberapa waktu ini mungkin Kita mulai jengah mendengar berita beberapa anak gadis dilarikan lelaki yg baru dikenalnya lewat Facebook lalu lelaki itu menggagahinya dan memperawaninya (walau kebanyakan selalu beralasan berhubungan intim atas dasar suka sama suka, namun menurut Saya biasanya pihak perempuan yg selalu jd korban iming-iming … Lanjutkan membaca Facebook Birahi, Minus Esensi: Pemberontakan Anak Muda Labil Terhadap Norma Konservatif.
Cerpen: Cahaya Dan Ibunya
Aku tengah sakit. Aku sadar akan hal itu. Ada sebentuk sel asing yang harusnya tidak berada dalam tubuhku namun entah kenapa bisa hinggap dibadanku. Tentu saja Aku tak pernah inginkannya, dan asumsiku tak ada seorang manusia pun didunia ini inginkannya. Karena sel asing itu adalah perusak, menginfiltrasi sel sehat dalam tubuh lalu menggerogoti kekuatan tubuh … Lanjutkan membaca Cerpen: Cahaya Dan Ibunya
People Who Use Ink And Words As Their Weapon: Penulis Yang Saya Idolakan.
Mungkin beberapa pihak lebih suka menggunakan konfrontasi dan kekerasan sebagai senjata mereka untuk melawan dunia. Namun orang-orang hebat ini alih-alih malah menggunakan tulisan/karangan Mereka. Buku-buku yang Mereka tulis Saya baca, pelajari. Dan membuat ekspektasi semoga Saya juga mampu berkarya seperti Mereka. There is People who use ink and Words as Their weapon i adore them: … Lanjutkan membaca People Who Use Ink And Words As Their Weapon: Penulis Yang Saya Idolakan.
The Man Behind The Drum: Drummer Yang Saya Idolakan.
Beberapa Drummer ini adalah orang-orang Yang Saya Idolakan dan kagumi. Entah karena teknik permainannya, style, atau sound drum yg dihasilkan. Ya, Mereka ini menginfluence Saya, and all of them are the reason why i'd decided to play drum. And here the list of the man behind the drum i adore them: 1. John Bonham (Led … Lanjutkan membaca The Man Behind The Drum: Drummer Yang Saya Idolakan.
Ocehan Tentang Sebuah Botol Dan Microphone.
Semua benda dapat menjadi senjata, jika Kau memegangnya dengan erat. Sebotol Coca-cola yg berisi minuman bersoda akan dicap sebagai simbol ketidakadilan pasar global dan biang kapitalis. Akan lain ceritanya bila botol itu berisi bensin dengan secarik kain dan Kau pegang dgn erat ditangan kanan, yg kiri korek api. Jadilah senjata bagi para kombatan utk melawan … Lanjutkan membaca Ocehan Tentang Sebuah Botol Dan Microphone.
I LOVE PAIN: Sebuah Klarifikasi Bahwa Saya Bukan Pecandu Drugs.
Saya Sering mendapat Messages di Akun MySpace atau E-mail yang isinya bertanya kepada Saya apakah Saya seorang pengguna Drugs dan seorang junkies? Hal mana yang membuat Saya heran kenapa ada pertanyaan seperti itu ditujukan kepada Saya, seorang Aris Setyawan yang berani bersumpah belum pernah menyentuh barang haram itu. Setelah Saya Tanya balik pada mereka-mereka yang … Lanjutkan membaca I LOVE PAIN: Sebuah Klarifikasi Bahwa Saya Bukan Pecandu Drugs.
