( Tugas Mata kuliah Filsafat 2/Estetika Musik. Juga dimuat di JakartaBeat 6 Desember 2011. http://jakartabeat.net/musik/kanal-musik/ulasan/696-bahkan-keroncong-pun-pernah-muda-dan-romantis-.html ) Rumah itu terletak disebuah gang kecil di wilayah Bausastran, Jl. Gayam, Baciro, Yogyakarta. Minggu siang itu gerimis turun mengguyur kota Jogja, dan di antara rintik hujan yang kian deras, dari rumah itu tetap mengalun musik mendayu dan merdu, karena musik itu memang selalu … Lanjutkan membaca Bahkan Keroncong pun Pernah Muda dan Romantis
Tag: indonesia
Curcol (Curhat Colongan) Kegalauan Mahasiswa
Beberapa pihak agaknya sudah skeptis dengan para mahasiswa masa kini. Sampai ada terlontar kalimat pedas seperti “menjadi mahasiswa dan kuliah adalah bayar mahal hanya untuk memperpanjang nama dengan gelar.” Atau ada lagi yang melontarkan pertanyaan “Mahasiswa, Dimana Maha-mu?” (baca disini http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150110083210785 ) berbagai celetukan skeptis itu mungkin bentuk kekecewaan bahwa Mahasiswa masa kini memang kurang … Lanjutkan membaca Curcol (Curhat Colongan) Kegalauan Mahasiswa
Musik Pagi Televisi: Representasi Kondisi Masyarakat Indonesia?
Masih dalam rangka riuhnya perayaan hari musik nasional yang baru saja Kita peringati beberapa hari yang lalu. Alangkah baiknya bila Kita bersyukur oleh karena dalam peringatan hari musik sekarang ini Kita benar-benar bisa merayakan musik Indonesia yang sedang menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Masyarakat Indonesia kembali mencintai musik lokal, hal ini terbukti diantaranya dengan … Lanjutkan membaca Musik Pagi Televisi: Representasi Kondisi Masyarakat Indonesia?
Mahasiswa, Di mana Mahamu?
Apa yang menjadi perbedaan mendasar mahasiswa dengan ‘enggak mahasiswa” alias siswa biasa(SD, SMP, SMA)? Kalau menurut beberapa orang adalah mahasiswa bisa sekolah tanpa baju seragam dan bebas mengenakan apapun sedangkan 3 tingkat sekolah sebelumnya wajib mengenakan baju seragam. Fiuh, begitu sajakah perbedaannya? Hanya dari tataran kemasan, jadi dapatkah disimpulkan isi dan pola pikir mahasiswa tak … Lanjutkan membaca Mahasiswa, Di mana Mahamu?
Facebook Di Mata Kaum Bawah
“…We finally found a way, to consume boredom everyday… …We found expression for our hate, Without any kind of consequence Who needs patience anymore, When all our pleasure's virtual…” (Manic Street Preachers – A Billion Balconies Facing The Sun) "You don't get to 500 million friends without making a few enemies." (The Social Network) Beberapa … Lanjutkan membaca Facebook Di Mata Kaum Bawah
Kaki
Ada sebuah gambar kaki terpajang pada dinding ruangan 3x4 m bertembok tebal dan bercat warna kuning keemasan itu. Gambar kaki yang disketsakan pembikinnya pada selembar kertas yang lebarnya tidak lebih besar dari nampan pembawa gelas piring untuk menyuguhkan minuman-makanan ke tamu. Gambar ini digores dengan tinta hitam amorf, sehitam bayangan kelam, namun bukan berarti kisah … Lanjutkan membaca Kaki
All We Make is Entertainment: Musik Indonesia Sebagai Komoditas
Kajian ini akan dimulai dengan sebuah rasa syukur bahwa sekarang ini musik Indonesia akhirnya menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Musik Indonesia memasyarakat dan beredar secara luas diseluruh penjuru negeri dan dijadikan prioritas hiburan oleh segenap lapisan masyarakat, bisa dibilang ini adalah pertanda kebangkitan kembali musik Indonesia yang sebelumnya sempat mengalami kelesuan dan kalah oleh … Lanjutkan membaca All We Make is Entertainment: Musik Indonesia Sebagai Komoditas
Masyarakat Sakit: Tentang Gayus, Bonek, Tawuran, Crop Circle, Sampai Keriuhan Seks Dalam Hegemoni Media Massa
Subjudul diatas sebenarnya memang lintas tema dan tidak ada korelasinya antara satu pokok permasalahan dengan yang lain, tapi pada dasarnya semua yang jadi subjudul diatas berkaitan dengan satu tema dasar yang disini Saya jadikan judul. Yakni mengenai The Sick Society alias Masyarakat Sakit. Apa itu masyarakat sakit? Masyarakat bisa dikatakan sakit apabila dalam sebuah tatanan masyarakat … Lanjutkan membaca Masyarakat Sakit: Tentang Gayus, Bonek, Tawuran, Crop Circle, Sampai Keriuhan Seks Dalam Hegemoni Media Massa
Cerpen: Bunga Filosofi
Suatu hari Kamu berkata padaku “ceritakan Aku tentang Bunga” maka Aku bercerita dengan segala keterbatasan pengetahuanku. Jadi inilah jawabku: bagaimana jika Kamu saja yang jadi Bunga itu? Karena Kamu cocok diperumpamakan sebagai Bunga. Sebab Bunga menarik banyak mahkluk mendekat padanya, kumbang, lebah, dan lainnya untuk menghisap sarinya. Sementara manusia terpikat keindahan Bunga dan ikut mendekat … Lanjutkan membaca Cerpen: Bunga Filosofi
Facebook Birahi, Minus Esensi: Pemberontakan Anak Muda Labil Terhadap Norma Konservatif.
Beberapa anak muda negeri rupanya salah mengaplikasikan Facebook. Beberapa waktu ini mungkin Kita mulai jengah mendengar berita beberapa anak gadis dilarikan lelaki yg baru dikenalnya lewat Facebook lalu lelaki itu menggagahinya dan memperawaninya (walau kebanyakan selalu beralasan berhubungan intim atas dasar suka sama suka, namun menurut Saya biasanya pihak perempuan yg selalu jd korban iming-iming … Lanjutkan membaca Facebook Birahi, Minus Esensi: Pemberontakan Anak Muda Labil Terhadap Norma Konservatif.






