Masih tersisa senyuman di bibir wajahku yang mengeriput. Aku menerawang jauh ke dalam kalbu. Takutkah aku dengan mati? Takutkah aku dengan keputusanNya?
Tag: cerpen
Surat Untukmu
Tapi apa ada yang dapat menandingi intensitas rindu seseorang yang sedang jatuh cinta? Barangkali malah tak ada yang bisa mengukurnya.
Kaki
Ada sebuah gambar kaki terpajang pada dinding ruangan 3x4 m bertembok tebal dan bercat warna kuning keemasan itu. Gambar kaki yang disketsakan pembikinnya pada selembar kertas yang lebarnya tidak lebih besar dari nampan pembawa gelas piring untuk menyuguhkan minuman-makanan ke tamu. Gambar ini digores dengan tinta hitam amorf, sehitam bayangan kelam, namun bukan berarti kisah … Lanjutkan membaca Kaki
Cerpen: Bunga Filosofi
Suatu hari Kamu berkata padaku “ceritakan Aku tentang Bunga” maka Aku bercerita dengan segala keterbatasan pengetahuanku. Jadi inilah jawabku: bagaimana jika Kamu saja yang jadi Bunga itu? Karena Kamu cocok diperumpamakan sebagai Bunga. Sebab Bunga menarik banyak mahkluk mendekat padanya, kumbang, lebah, dan lainnya untuk menghisap sarinya. Sementara manusia terpikat keindahan Bunga dan ikut mendekat … Lanjutkan membaca Cerpen: Bunga Filosofi
Cerpen: Samen Leven
23 tahun setelah Aku lahir dari rahim Ibuku. Kini Aku adalah lelaki dewasa. Aku sudah bisa berjalan sendiri menantang kejamnya dunia. Aku tak lagi menyusu puting ibu, melainkan menyusu puting seorang perempuan yang dulunya orang lain namun sekarang jadi perempuanku. Aku tak lagi diciumi bibir Ibu yang gemas akan imutnya bayiku, namun Aku kini menciumi … Lanjutkan membaca Cerpen: Samen Leven
Cerpen: Lebah.
“,...Kenapa Kau terus menunggunya? Bukankah Ia belum tentu menunggumu juga”? “...Aku tahu Ia sedang memikirkanku seperti ketika Sekarang Aku memikirkannya, karena Ia adalah pangeran lebah yang selalu ingat jalan pulang ke sarang, dan Aku lah Sarangnya....” Sebuah percakapan Biasa antara Aku dan Dewi, percakapan yang tak pernah mengalami eskalasi seperti yang kuharapkan. Percakapan yang semenjak … Lanjutkan membaca Cerpen: Lebah.
Juru Siar Merindukan Cinta
Oh, Tuhan, apakah ini yang namanya cinta? Ya, aku telah jatuh cinta. Aku menemukan pelabuhan yang tepat buat menambatkan jangkar cintaku. Aku jatuh cinta, benar-benar jatuh cinta. Kalian percaya ini? Aku jatuh cinta…



